Sekotong selama ini terus digaungkan sebagai kawasan strategis pariwisata di Kabupaten Lombok Barat. Keindahan alamnya menjadi kebanggaan, bahkan kerap dijadikan bahan promosi untuk menarik wisatawan.
BUKBER KELUARGA BESAR FM LOBAR SEKALIGUS SHEARING SEASON
Gerung, 13 Maret 2026 Front Mahasiswa Lombok Barat melakukan konsolidasi yang berbentuk Buka Bersama keluarga besar dengan mengangkat tema Menyatukan Arah meneguhkan komitmen organisasi, ketua
KONSOLIDASI AKBAR FM LOBAR Sinergi Pengurus Pusat, Dewan Komite, dan Kader untuk Arah Gerak yang Lebih Terstruktur
Kamis,26 Februari 2026 Konsolidasi Akbar FM Lobar menjadi momentum penting dalam memperkuat barisan, menyatukan visi, dan meneguhkan komitmen perjuangan organisasi. Kegiatan ini mempertemukan Pengurus Pusat,
Refleksi Sumpah Pemuda ke-97: Pemuda Berdaya, Lombok Barat Digdaya
Gerung, 29 Oktober 2025. Dalam Konstitusi Negara No. 40 Tahun 2009, pemuda menjadi segmentasi kebangsaan yang vital, mulai dari peran dan fungsinya dalam pembangunan bangsa. Pemuda
Menuju Kepemimpinan Baru, Debat Kandidat FM LOBAR Tampilkan Tiga Figur Visioner
Lombok Barat – Front Mahasiswa Lombok Barat (FM LOBAR) menggelar debat kandidat bakal calon Ketua Umum (Ketum) yang berlangsung dinamis dan penuh gagasan. Tiga kandidat
Musda KNPI Lombok Barat: Antara Sah dan Absah dalam Perspektif Hukum Administrasi
Musyawarah Daerah (Musda) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Lombok Barat yang diselenggarakan di Puri Saron Senggigi menyisakan tanda tanya besar terkait legitimasi dan legalitasnya. Alih-alih
“Alun-Alun Kota Gerung: Ruang Publik atau Sekadar Proyek Elitis?”
Pembangunan Alun-Alun Kota Gerung dengan anggaran mencapai Rp 7,1 miliar kini menjadi isu hangat di tengah masyarakat Lombok Barat. Kami dari Front Mahasiswa Lombok Barat
“Misteri Kematian Brigadir Esco: Transparansi yang Tertunda”
Kasus kematian Brigadir Esco Faska Rely, anggota intel Polsek Sekotong, masih menjadi misteri besar di tengah masyarakat Lombok Barat. Sejak dinyatakan hilang pada 19 Agustus
“Pendidikan adalah ujung tombak generasi bukan menjadi ajang komersialisasi: Potret Pendidikan Lombok Barat yang Gagal Merdeka”
Pendidikan di Lombok Barat hari ini masih jauh dari kata merdeka. Banyak ruang kelas bocor, lantai retak, WC tak layak, jaringan internet hilang timbul, sementara
“Tan Malaka, Soe Hok Gie, dan Tugas Kemerdekaan Lombok Barat Hari Ini”
Ketika Soekarno-Hatta memproklamasikan kemerdekaan pada 17 Agustus 1945, itu bukanlah sekadar penanda putusnya belenggu kolonialisme, melainkan pintu menuju cita-cita besar: Indonesia yang adil, makmur, dan
